CCTV Murah Berkualitas 2026: Pilihan di Bawah 500 Ribu

Bandingkan CCTV murah di bawah Rp500 ribu untuk indoor, dari V380 Pro hingga Xiaomi, Tapo, dan EZVIZ, lengkap dengan fitur, harga, dan batasannya.

R

Rangga Prasetya

Editor Teknologi Sisitivi14 menit baca

Terbit 10 September 2026 • Diperbarui 10 September 2026

CCTV Murah Berkualitas 2026: Pilihan di Bawah 500 Ribu
Assorted-color security cameras (Foto oleh Lianhao Qu di Unsplash — https://unsplash.com/@lianhao?utm_source=Sisitivi&utm_medium=referral)

Jawaban Singkat

Tapo C220 paling seimbang untuk fitur dan detail, Xiaomi C200/C300 cocok untuk indoor pemula, sedangkan V380 Pro paling murah dengan risiko variasi hardware lebih besar.

Yang Perlu Anda Ketahui

  • Kamera indoor di bawah Rp500 ribu cukup untuk kamar, ruang tamu, kos, dan pintu masuk dari sisi dalam.
  • Tapo C220 menawarkan 4MP, deteksi AI, dan microSD hingga 512GB dalam kisaran budget tertentu.
  • Harga murah tidak otomatis cocok untuk outdoor, kasir, gerbang, atau kebutuhan rekaman 24/7.

CCTV murah di bawah Rp500 ribu bisa menjadi pilihan masuk akal untuk memantau kamar, ruang tamu, kos, atau pintu masuk indoor. Namun, harga rendah tidak otomatis berarti perangkatnya cocok untuk semua kebutuhan. Kamu tetap perlu membandingkan resolusi, penyimpanan, koneksi, night vision, garansi, dan batas pemakaiannya.

Artikel ini membandingkan beberapa CCTV murah yang harga unitnya masih berada di sekitar atau di bawah Rp500 ribu. Kisaran harga adalah snapshot listing ritel, distributor, dan marketplace yang terpantau pada 22 Agustus–10 September 2026; promo, stok, varian hardware, kapasitas microSD, serta garansi bisa membuat angka berubah.

Ringkasan Cepat CCTV Murah di Bawah 500 Ribu

ModelTipeResolusiKisaran harga terpantau*Paling cocok untuk
V380 ProIndoor Wi-Fi generik2MP/1080p, tergantung varianRp65.000–Rp250.000Budget paling ketat dan kamera tambahan
Xiaomi Smart Camera C200Indoor pan-tilt Wi-Fi2MP/1080pSekitar Rp389.000–Rp450.000Kamar dan ruang tamu
Xiaomi Smart Camera C300Indoor pan-tilt Wi-Fi3MP/1296pSekitar Rp399.000–Rp461.000Indoor dengan detail sedikit lebih baik
TP-Link Tapo C200/C200CIndoor pan-tilt Wi-Fi2MP/1080pUmumnya di kelas sub-Rp500.000Pemula yang butuh aplikasi dan storage lokal
TP-Link Tapo C220Indoor pan-tilt Wi-Fi4MP/2K QHDSekitar Rp365.000–Rp475.000Indoor dengan detail dan deteksi lebih lengkap
EZVIZ C6NIndoor pan-tilt Wi-Fi2MP/1080pSekitar Rp417.000–Rp500.000 untuk unit dasarPemantauan ruangan dan hewan peliharaan

*Harga belum tentu termasuk microSD, biaya cloud, bracket khusus, atau pemasangan. Beberapa model hanya masuk budget jika memilih unit dasar atau promo, bukan paket bundling.

Pilihan cepat: V380 Pro paling murah, Xiaomi C200 paling sederhana, Xiaomi C300 menarik untuk detail 3MP, Tapo C220 paling lengkap di kelas sub-Rp500.000, sedangkan EZVIZ C6N cocok jika kamu ingin PTZ dan aplikasi yang lebih terstruktur.

1. V380 Pro — CCTV Murah Paling Terjangkau

V380 Pro sering muncul saat orang mencari CCTV murah karena beberapa listing indoor 2MP atau 1080p berada di kisaran Rp65.000–Rp250.000. Varian 3MP, dual lens, outdoor, 4G, atau solar bisa lebih mahal. Harga dan fitur sangat tergantung hardware yang dijual, bukan hanya nama aplikasi.

Poin pentingnya: V380 Pro bukan satu model kamera dengan spesifikasi seragam. Banyak produsen menggunakan aplikasi V380 Pro untuk perangkat yang bentuk, sensor, firmware, kapasitas microSD, dan kualitas adaptornya berbeda.

Kelebihan:

  • Harga masuk paling rendah.
  • Biasanya sudah menyediakan live view, playback, motion alarm, dan audio dua arah.
  • Banyak pilihan bentuk, termasuk kamera PTZ dan dual lens.
  • Cocok sebagai kamera tambahan untuk ruangan kecil.

Kekurangan:

  • Klaim resolusi dan sudut “360 derajat” perlu diverifikasi dari detail hardware.
  • Garansi, firmware, dan kualitas komponen sangat bergantung pada penjual.
  • Tidak semua varian cocok untuk rekaman 24/7.
  • Unit indoor tidak boleh terkena hujan hanya karena judul listing memakai kata “outdoor”.

Cocok untuk: kamar, ruang tamu, kos, atau pemantauan sementara. V380 Pro kurang ideal sebagai satu-satunya kamera di kasir, gerbang, gudang, atau area yang memerlukan bukti digital konsisten.

Sebelum membeli, tanyakan sensor, resolusi native, kapasitas microSD, jenis adaptor, rating IP, dan lama garansi. Jangan hanya melihat jumlah megapiksel pada judul marketplace. Kamu bisa membaca review CCTV V380 Pro untuk memahami perbedaan aplikasi dan hardware-nya.

2. Xiaomi Smart Camera C200 — Pilihan Entry-Level yang Terstruktur

Xiaomi Smart Camera C200 membawa resolusi 1080p atau 2MP, rotasi horizontal 360 derajat, night vision inframerah, deteksi manusia, dan audio dua arah. Harga yang terpantau sekitar Rp389.000–Rp450.000 untuk unit dasar, tergantung toko, garansi, dan promo.

Halaman resmi Xiaomi menempatkan C200 sebagai kamera indoor. Perangkat ini memakai Wi-Fi 2,4GHz dan penyimpanan microSD, sehingga cocok untuk rumah yang sudah memiliki router tetapi belum membutuhkan sistem NVR atau kabel jaringan.

Kelebihan:

  • Brand dan aplikasi lebih mudah diverifikasi daripada kamera OEM anonim.
  • Pan-tilt membantu melihat area yang lebih luas dari satu titik.
  • Ada mode privasi, deteksi manusia, dan audio dua arah pada dukungan perangkat.
  • Penyimpanan lokal membuat kamu tidak wajib langsung berlangganan cloud.

Kekurangan:

  • Resolusi 1080p kurang ideal jika kamera dipasang jauh dari pintu.
  • Hanya untuk indoor dan masih bergantung pada listrik serta Wi-Fi.
  • Rotasi kamera tidak berarti semua arah terekam bersamaan.
  • microSD tetap perlu dibeli terpisah pada sebagian besar paket.

Cocok untuk: kamar, ruang keluarga, ruang kerja, area anak, atau pintu masuk dari sisi dalam. C200 masuk akal jika kebutuhanmu adalah melihat kondisi ruangan, bukan mengidentifikasi detail wajah dari jarak jauh.

3. Xiaomi Smart Camera C300 — Naik ke Detail 3MP Tanpa Melompat Jauh

Xiaomi Smart Camera C300 menggunakan resolusi 3MP atau 1296p, sehingga memberi detail lebih baik daripada C200 tanpa langsung masuk kelas harga premium. Snapshot listing pada periode pantauan berada di sekitar Rp399.000–Rp461.000.

Model ini menarik untuk ruangan dengan jarak objek sedikit lebih jauh, misalnya ruang keluarga yang terhubung ke pintu masuk atau toko kecil dengan luas terbatas. Apertur lensa yang lebih besar pada spesifikasi produk juga membantu menangkap cahaya lebih banyak, tetapi hasil malam tetap dipengaruhi pencahayaan ruangan dan pantulan infrared.

Kelebihan:

  • Detail 3MP lebih fleksibel untuk crop ringan.
  • Pan-tilt dapat mengurangi blind spot di ruangan kecil.
  • Fitur deteksi gerakan, manusia, dan audio dua arah membantu pemantauan harian.
  • Harga masih mendekati batas Rp500 ribu untuk unit dasar.

Kekurangan:

  • Tetap bukan kamera outdoor.
  • Wi-Fi 2,4GHz dapat terganggu jika router jauh atau banyak dinding.
  • Harga bisa melewati Rp500 ribu jika ditambah microSD, paket cloud, atau garansi tertentu.
  • Jangan menganggap 3MP cukup untuk membaca wajah di ujung halaman.

Cocok untuk: ruang keluarga, area kerja, toko kecil, atau pengguna yang ingin peningkatan detail dari kamera 1080p. Untuk spesifikasi dan perbandingan model Xiaomi lain, baca review CCTV Xiaomi.

TP-Link Tapo C200 dan C200C berada di kelas kamera indoor 1080p dengan pan 360 derajat, tilt sekitar 114 derajat, night vision hingga sekitar 9–12 meter sesuai versi, deteksi gerakan, audio dua arah, dan dukungan microSD sampai 512GB pada halaman produk resminya.

Keduanya biasanya masuk kelas sub-Rp500.000 untuk unit dasar, tetapi harga bergantung pada versi hardware dan kanal penjualan. C200C merupakan varian regional yang spesifikasinya perlu dicocokkan dengan halaman TP-Link Indonesia sebelum checkout.

Kelebihan:

  • Setup aplikasi relatif ramah untuk pemula.
  • Bisa menyimpan rekaman secara lokal di microSD.
  • Mendukung RTSP dan ONVIF pada spesifikasi yang tercantum, sehingga lebih fleksibel untuk pengguna yang memahami jaringan.
  • Pan-tilt, motion tracking, dan two-way audio cukup lengkap untuk indoor.

Kekurangan:

  • Resolusi 1080p tidak dirancang untuk area luas.
  • Tidak memiliki ketahanan cuaca untuk pemasangan outdoor.
  • Cloud Tapo Care merupakan layanan tambahan dan bukan pengganti backup lokal.
  • Varian regional dan hardware perlu dicek agar aksesori serta firmware sesuai.

Cocok untuk: pengguna pertama, kamar, ruang keluarga, atau rumah kontrakan yang tidak ingin memasang kabel. Jika ingin memasang di luar, jangan memaksa C200/C200C berada di teras terbuka. Pilih model outdoor dengan rating IP yang jelas.

Tapo C220 menjadi pilihan menarik jika kamu ingin resolusi lebih tinggi tanpa keluar dari budget. Halaman resmi TP-Link Indonesia mencantumkan 2K QHD 4MP, cakupan pan 360 derajat dan tilt 114 derajat, night vision hingga sekitar 9 meter, microSD sampai 512GB, serta deteksi AI untuk manusia, hewan, kendaraan, tangisan bayi, dan aktivitas tertentu.

Kisaran listing ritel yang terpantau berada di sekitar Rp365.000–Rp475.000 untuk unit dasar. Pastikan harga yang terlihat bukan bundling microSD, langganan, atau varian hardware berbeda.

Kelebihan:

  • Resolusi 4MP memberi detail lebih baik daripada kamera Full HD dasar.
  • Deteksi manusia, hewan, kendaraan, dan zona aktivitas membantu mengurangi notifikasi palsu.
  • Dukungan microSD 512GB memberi pilihan retensi lokal lebih panjang.
  • Ada privacy mode, motion tracking, audio dua arah, RTSP, dan ONVIF pada spesifikasi yang tercantum.

Kekurangan:

  • Tetap kamera indoor dan tidak tahan hujan.
  • Resolusi tinggi mengisi storage lebih cepat jika merekam nonstop.
  • Fitur AI tidak selalu bebas false positive; tetap perlu mengatur zona dan sensitivitas.
  • Wi-Fi 2,4GHz bisa menjadi titik lemah di rumah dengan banyak dinding.

Cocok untuk: ruang keluarga, ruang kerja, area anak, hewan peliharaan, atau pintu masuk dari dalam. Menurut Writer Wira, C220 adalah pilihan paling seimbang jika kamu ingin fitur lengkap dan masih bisa menjaga harga unit di bawah Rp500 ribu.

6. EZVIZ C6N — Indoor PTZ dengan Harga yang Masih Bisa Masuk Budget

EZVIZ C6N merupakan kamera indoor pan-tilt 2MP/1080p yang banyak muncul dalam listing Indonesia. Pantauan listing pada Agustus 2026 memperlihatkan rentang sekitar Rp416.900–Rp609.500. Artinya, unit dasar atau promo dapat masuk di bawah Rp500 ribu, sedangkan paket dengan microSD atau garansi tertentu bisa melewati batas.

C6N menarik untuk pemantauan keluarga dan hewan peliharaan karena kamera dapat bergerak mengikuti area yang dipilih. Fitur umum yang ditawarkan mencakup deteksi gerak, night vision, audio dua arah, playback microSD, dan pengaturan melalui aplikasi EZVIZ. Cek model dan firmware karena seri C6N memiliki beberapa versi.

Kelebihan:

  • PTZ dan patrol mode membantu memantau ruangan dari satu titik.
  • Aplikasi serta ekosistem EZVIZ lebih terstruktur daripada kamera OEM generik.
  • Unit tertentu mendukung microSD hingga 512GB.
  • Cocok untuk rumah yang membutuhkan notifikasi suara atau gerakan.

Kekurangan:

  • Harga unit dasar bisa di bawah Rp500 ribu, tetapi bundle mudah melewati budget.
  • Resolusi 1080p kurang ideal untuk jarak jauh.
  • Saat PTZ menghadap satu arah, sisi lain tidak sedang direkam secara detail.
  • Kamera indoor tidak boleh ditempatkan di area yang terkena hujan.

Cocok untuk: ruang keluarga, kamar anak, ruang kerja, atau rumah dengan hewan peliharaan. Jika titik yang ingin dipantau adalah pintu depan, pertimbangkan kamera fixed tambahan agar jalur masuk selalu terkunci dalam frame.

Cara Memilih CCTV Murah Tanpa Terjebak Spesifikasi Palsu

CCTV murah tidak harus buruk, tetapi kamu perlu lebih teliti membaca penawaran. Gunakan urutan ini sebelum checkout.

1. Tentukan fungsi kamera

Apakah kamera hanya untuk melihat ruangan, menerima notifikasi gerakan, memeriksa hewan peliharaan, atau menyimpan bukti ketika terjadi insiden? Kamera indoor 1080p cukup untuk kebutuhan pertama. Untuk identifikasi di pintu, detail dan sudut pemasangan lebih penting daripada label “4K” di judul.

2. Bedakan indoor dan outdoor

Kamera indoor seperti Xiaomi C200, Tapo C220, atau EZVIZ C6N tidak boleh dipasang di area yang terkena hujan. Untuk outdoor, cari rating IP yang jelas, konektor yang terlindungi, dan dudukan yang tahan. Harga kamera indoor yang murah tidak sebanding jika cepat rusak akibat air.

3. Cek penyimpanan sebelum membeli

Kamera di bawah Rp500 ribu sering dijual tanpa microSD. Kartu 64GB atau 128GB dapat menambah biaya, sementara kapasitas maksimum tiap model berbeda. Tanyakan apakah kamera merekam kontinu, hanya saat gerakan, atau memerlukan cloud untuk fitur tertentu.

Kamera 4MP seperti Tapo C220 mengisi storage lebih cepat daripada kamera 1080p. Jika targetmu menyimpan rekaman tujuh hari, hitung bitrate dan jumlah kamera sebelum memilih kapasitas kartu.

4. Tes kualitas Wi-Fi

Kamera murah Wi-Fi tetap membutuhkan listrik dan jaringan yang stabil. Letakkan router sedekat mungkin dengan titik kamera atau tambahkan access point. Sinyal yang lemah dapat menyebabkan gambar tersendat, notifikasi terlambat, dan rekaman cloud terputus.

5. Cek aplikasi dan keamanan akun

Unduh aplikasi resmi, lihat kapan aplikasi terakhir diperbarui, dan pastikan perangkat mendukung autentikasi tambahan jika tersedia. Setelah kamera dipasang, ganti password bawaan, batasi akses keluarga, dan jangan menggunakan password yang sama dengan akun email atau marketplace.

Panduan cara pasang CCTV di rumah untuk pemula membahas pairing, storage, uji malam, keamanan akun, dan kapan kamu sebaiknya memakai teknisi.

Fitur yang Tidak Boleh Dikorbankan

Budget rendah bukan alasan untuk mengabaikan hal yang paling berdampak pada keamanan. Prioritaskan:

  • Playback yang bisa diekspor: rekaman harus dapat disimpan jika ada insiden.
  • Timestamp yang bisa diatur: waktu yang salah menyulitkan penyusunan kronologi.
  • Night vision yang nyata: lihat contoh video malam, bukan hanya gambar promosi.
  • Privacy mode atau privacy masking: penting untuk kamera di ruang keluarga atau kamar anak.
  • Dukungan microSD: storage lokal membantu ketika internet mati.
  • Garansi dan firmware: perangkat murah tanpa update dapat menambah risiko keamanan.
  • Audio yang bisa dimatikan: mikrofon tidak selalu diperlukan di semua ruangan.

Untuk membandingkan harga unit dengan sistem lengkap, baca daftar harga CCTV rumah lengkap 2026. Harga kamera satuan tidak bisa langsung dibandingkan dengan paket yang sudah menyertakan recorder, hard disk, kabel, dan instalasi.

Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan CCTV Murah?

Jangan memakai kamera murah sebagai satu-satunya pengawasan untuk kasir, gerbang utama, gudang bernilai tinggi, atau area outdoor luas. Kamera entry-level biasanya memiliki keterbatasan pada lensa, night vision, storage, jaringan, dan ketahanan fisik.

Untuk rumah dengan banyak titik, rekaman 24/7, atau kebutuhan bukti yang konsisten, sistem IP/PoE atau analog dengan DVR/NVR lebih masuk akal. Biaya awal lebih tinggi, tetapi storage dan koneksinya lebih terpusat.

Kamera murah juga kurang cocok jika kamu tidak bisa memeriksa aplikasi, mengganti password, atau menguji playback. Perangkat yang jarang dipelihara dapat memberi rasa aman palsu. Kalau budget terbatas, lebih baik mulai dari satu kamera yang ditempatkan tepat dan dirawat dengan baik daripada membeli banyak unit generik tanpa backup.

Contoh Paket Budget di Bawah Rp500 Ribu

Paket satu kamera indoor

  • Xiaomi C200 atau Tapo C200/C200C: sekitar Rp300.000–Rp450.000 tergantung promo.
  • microSD high endurance: siapkan anggaran tambahan.
  • Router rumah: gunakan perangkat yang sudah ada, tetapi tes sinyal di titik kamera.

Paket ini cocok untuk satu kamar atau ruang keluarga. Jangan berharap seluruh rumah terpantau hanya dari satu kamera PTZ.

Paket satu kamera dengan detail lebih tinggi

  • Tapo C220: sekitar Rp365.000–Rp475.000 untuk unit dasar.
  • microSD sampai kapasitas yang didukung.
  • Posisi kamera di sudut indoor yang mengarah ke akses utama.

Gunakan mode deteksi manusia dan zona aktivitas agar notifikasi tidak terlalu banyak. Resolusi 4MP membantu detail, tetapi sudut dan cahaya tetap menentukan hasil.

Paket dua kamera generik

Dua V380 Pro dapat dibeli dengan total di bawah Rp500 ribu, tergantung varian. Ini bisa menutup ruang keluarga dan pintu masuk indoor, tetapi menambah dua titik yang harus diamankan, dipantau, dan diberi storage. Pastikan kedua unit memakai firmware dan aplikasi yang dapat dipercaya.

FAQ CCTV Murah

Apa CCTV murah terbaik di bawah 500 ribu?

Tapo C220 adalah pilihan paling seimbang jika kamu ingin resolusi 4MP, deteksi AI, dan storage lokal. Xiaomi C200 atau Tapo C200/C200C lebih sederhana untuk indoor, sedangkan V380 Pro paling murah tetapi kualitas hardware dan garansinya harus diverifikasi lebih teliti.

Apakah CCTV murah bisa dipantau lewat HP?

Sebagian besar kamera Wi-Fi yang dibahas menyediakan live view dan notifikasi melalui aplikasi. Namun, akses dari HP bergantung pada listrik, Wi-Fi, internet, akun, dan kebijakan cloud. Rekaman lokal di microSD tetap penting jika internet rumah bermasalah.

Apakah kamera di bawah Rp500 ribu sudah termasuk memory card?

Biasanya belum. Beberapa penjual menawarkan bundle dengan microSD, tetapi kapasitas, kelas endurance, dan garansinya berbeda. Bandingkan harga unit dan bundle secara terpisah agar kamu tidak salah menilai.

Apakah CCTV murah cocok untuk outdoor?

Sebagian bisa, tetapi jangan mengambil risiko dengan kamera indoor. Pilih model yang mempunyai rating IP dan perlindungan konektor yang jelas. Jika budget belum cukup untuk kamera outdoor, lebih aman memasang unit indoor di balik jendela dengan pertimbangan pantulan, daripada menaruhnya di bawah hujan.

Berapa lama microSD CCTV murah bisa menyimpan rekaman?

Durasi bergantung pada kapasitas kartu, resolusi, bitrate, codec, frame rate, dan mode rekam. Kamera 4MP merekam data lebih besar daripada 1080p. Hitung kebutuhan sebelum membeli dan ekspor rekaman penting sebelum file tertimpa.

Apakah CCTV murah aman dari peretasan?

Tidak ada perangkat yang otomatis aman. Ganti password bawaan, gunakan aplikasi resmi, perbarui firmware, matikan remote access jika tidak diperlukan, dan pisahkan jaringan perangkat jika kamu memahami konfigurasi router. Hindari kamera tanpa informasi vendor, update, atau kebijakan privasi yang jelas.

Kesimpulan

CCTV murah di bawah Rp500 ribu bisa cukup untuk memantau ruang indoor, kamar, kos, atau pintu masuk dari sisi dalam. V380 Pro menawarkan harga paling rendah, Xiaomi C200 dan C300 memberi pilihan entry-level yang lebih terstruktur, Tapo C200/C200C mudah untuk pemula, Tapo C220 paling lengkap di kelas budget, dan EZVIZ C6N menarik jika kamu membutuhkan pan-tilt.

Harga bukan satu-satunya pertimbangan. Pastikan resolusi native, night vision, microSD, kualitas aplikasi, Wi-Fi, garansi, dan dukungan firmware sesuai kebutuhan. Untuk area luar, kasir, gerbang, atau properti dengan banyak titik, jangan memaksakan kamera murah indoor. Lebih baik menabung untuk sistem outdoor atau DVR/NVR yang benar-benar stabil daripada memiliki banyak kamera yang tidak bisa diandalkan saat dibutuhkan.

Rujukan spesifikasi dan harga

Artikel Selanjutnya

Harga CCTV Terlengkap 2026: Semua Merek, Tipe, dan Biaya Pasang

Lanjutkan Membaca